Skip to main content

Command Palette

Search for a command to run...

Belajar Kepada Pohon

Updated
2 min read
Belajar Kepada Pohon
O

Semua hal yang bisa dituliskan adalah pengalaman berharga untuk hidup di masa depan. Selamat membaca dan terima kasih sudah mengunjungi blog kami.

Opiniku | 18 Juli 2020 - Tidak peduli berapa lamapun pohon melewati musim demi musim, namun pohon tetap konsisten dengan posisi kokoh berdiri. Akar yang kuat tertancap ke tanah, batang dan ranting yang senantiasa menjuntai ke atas penuh harap.

Ketika musim gugur tiba, pohon sengaja merontokkan daunnya. Ia rela kehilangan daun kesayangannya bahkan rela dicampakkan alam ketika dilihat seperti pohon mati, tujuannya tidak lain untuk mempertahankan hidup. Namun, ranting tetap menengadah ke langit penuh harap. Sementara sang akar senantiasa kuat tertancap ke tanah. Musim gugur ia lewati dengan penuh kesabaran juga musim salju ia bertahan dengan penuh toleransi. Itulah konsistensi sebuah pohon yang tegar menghadapi masalah. Hingga saat musim semi, daun-daun kembali rindang, bunga-bunga mulai bersemi dan sang pohon menghasilkan buah-buahan segar yang siap dinikmati banyak orang.

Tidakkah manusia belajar dari pohon? Kondisi bagaimanapun menimpa kita, tetap bertahan dengan memperkuat akar keimanan dan selalu berdo'a menengadahkan kedua tangan ke langit. Betapapun beratnya ujian yang dialami, ingatlah untuk selalu bersabar dan istiqomah. Karena Badai pasti berlalu. Musim semi akan menjemput kita dari keterpurukan. Kita akan kembali menjadi manusia perkasa penuh kemenangan.

Pohon mengajarkan kita untuk bertahan dari berbagai cobaan hidup. Pohon berbicara kepada manusia tentang istiqomah.

Begitulah sabda Nabi Muhammad SAW mengajarkan umatnya.

قُلْ آمَنْتُ بِاللَّهِ فَاسْتَقِمْ

Artinya : Katakanlah aku beriman kepada Allah, kemudian kamu istiqomah dengan keimanan itu.

Siapa yang bertahan ia akan tumbuh. Ilustrasi tumbuh itu sesuai dengan maqolah arab yang berbunyi :

من ثبت نبت

Artinya : Barang siapa yang tetap, pasti ia tumbuh

Tetap artinya tertancap kuat akar ke dalam tanah. Istiqomah dengan keimanan sebagai pondasi. Siapa yang istiqomah maka ia akan tumbuh menjadi pemenang.

Di ranah manapun istiqomah menjadi kunci kesuksesan. Karenanya bertahanlah sejenak hingga akhirnya kesuksesan akan menjemput kita.


Penulis : A. Zahari Aksam - ATTAQWA HMD

PRATAMA PRODUCT : Video Company Profile, Video Safety Induction, Short Movie

More from this blog

A

Abby Baca

47 posts

AbbyBaca adalah Blog yang membahas seputar masalah Agama, Kehidupan, Bisnis, Minat dan peluang. Semoga bermanfaat untuk anda. Terima kasih sudah membaca.